Kamis, 02 Juli 2015

Alqur'an dan Koran

Dari masa ke masa 
Manusia (manusia) berkembang peradabannya 
Hingga di mana-mana 
Manusia (manusia) merubah wajah dunia

Gedung-gedung tinggi mencakar langit (yeah-yeah) 
Nyaris menghiasi segala negeri 
Bahkan teknologi di masa kini (yeah-yeah) 
Sudah mencapai kawasan samawi

Tapi sayang disayang 
Manusia (manusia) lupa diri tinggi hatiLebih dan melebihi 
Tingginya (tingginya) pencakar langitnya tadi

Sejalan dengan roda pembangunan 
Manusia makin penuh kesibukan 
Sehingga yang wajib pun terabaikan 
Sujud lima waktu menyembah 
TuhanKarena dimabuk oleh kemajuan 
Sampai komputer dijadikan Tuhan (yang bener aje)

Kalau bicara tentang dunia (dunia) 
Aduhai pandai sekali 
Tapi kalau bicara agama (agama) 
Mereka jadi alergi

Membaca koran jadi kebutuhan (yeah-yeah) 
Sedang Alqur’an cuma perhiasan 
Bahasa Inggris sangat digalakkan (yeah-yeah) 
Bahasa Arab katanya kampungan (nggak salah tuh?)

Buat apa berjaya di dunia (di dunia) 
Kalau akhirat celaka 
Marilah kita capai bahagia (bahagia) 
Di alam fana dan baka

Aku Saudaramu

Bang, aku datang, 
Bang(Apa? Abang? Ha-ha-ha, ha-ha-ha.He, 
kau tahu 
Aku tidak punya saudara semacam kau, mengerti?
Pergi, pergi, pergi...)

Kini engkau lupa pada adikmu sendiri 
Hingga sampai hatimu membiarkan ‘ku pergi

Akulah saudaramu seayah dan seibu 
Mengapakah kau kini tiada mengenal lagi 
Adik kandung sendiri

Sungguh jauh berbeda sejak 
Abang berharta
Dalam sekejap saja lupa akan saudara 
Aku datang kemari bukan untuk meminta 
Hanya sekedar rindu ingin jumpa denganmu 
Namun yang kudapatkan hanyalah penghinaan 
Sungguh kejam dan tega

Aku dan Dia

Aku dan dia selalu bersama
Di mana saja ke mana saja berdua 
Aku dan dia tak pernah berpisah
Di mana saja ke mana saja berdua
Tetapi kini semua tinggal kenangan 
Kenangan indah yang tiada berarti 
Hanya membuat sesak dalam dadaku 
Bila teringat masa lalu dengannya
Jangan lagi kautanya dirikuKe mana dia, di mana dia kini

Selasa, 03 Februari 2015

Air Mata Darah

Sudah sering kali kau mengkhianati
Tapi engkau aku maafkan selalu
Tapi kali ini kau sungguh terlalu
Tak mungkin lagi kumaafkan salahmu

Simpan saja air matamu
Tak guna engkau menangis
Hatiku tak akan mencair
Dengan sedu-sedanmu itu

Walaupun tangismu darah
Hatiku tak akan iba
Aku sudah bosan melihat sandiwaramu
Sudah sering kali kau mengkhianati
Tak mungkin lagi kumaafkan salahmu

Aduhai (feat. Riza Umami)

Pria :Indahnya, indahnya aduhai
Wanita :Manisnya manisnya aduhai
Duet :Saat-saat memadu cintaSaat-saat yang paling indahKata-kata bak mutiaraKata-kata dalam bercinta
Wanita:Mesranya, mesranya aduhai
Pria:Rasanya, rasanya aduhai
Wanita:La-la
Pria:Hm-hm
Wanita:La-la-la
Pria:Hm-hm
Wanita:La-la-la-la-la-la-la-la-la<> Pria:La-la-la-la-la-la
Wanita:Menyanyi, bersama menyanyiMencurahkan rasa cinta dalam hati
Pria:Bersemi, semoga bersemiTumbuhlah dan mekarlah cinta sejati
Wanita:Indahnya, indahnya aduhai
Pria:Manisnya, manisnya aduhai
Duet:Saat-saat memadu cintaSaat-saat yang paling indahKata-kata bak mutiaraKata-kata dalam bercinta
Pria:Mesranya, mesranya aduhai
Wanita:Rasanya, rasanya aduhai
Pria:La-la
Wanita:Hm-hm
Pria:La-la-la
Wanita:Hm-hm
Pria:La-la-la-la-la-la-la-la<> Wanita:La-la-la-la-la-la
Pria:Sang bunga tersenyum merekahGembira menyambut tiba musim cinta
Wanita:Semuanya nampak gembiraSeakan turut merasa bahagia

Rabu, 19 November 2014

ADU DOMBA

Adu domba adu domba mengadu domba
Domba dipertaruhkan
Adu domba adu domba mengadu domba
Domba dipertaruhkan

Demi keuntungan domba jadi korban
(Diadu domba)
Demi kesenangan domba kesakitan
(Diadu domba)

Adu domba adu domba mengadu domba
Domba dipertaruhkan
Adu domba adu domba mengadu domba
Domba dipertaruhkan

Domdomba domba, babadom domba
(Adu domba)
Domdomba domba, babadom domba
(Adu domba)
Domdomba domba, babadom domba

Sayang-sayang seribu kali
Domba-domba tak menyadari
Kasihan aduhai kasihan
Domba-domba pun bermusuhan
Hentikanlah hentikan itu kedhaliman
Janganlah dan janganlah kau mengadu domba

Adu domba adu domba mengadu domba
Sungguh suatu dosa
Adu domba adu domba mengadu domba
Perbuatan tercela

Demi keuntungan domba jadi korban
(Diadu domba)
Demi kesenangan domba kesakitan
(Diadu domba)

Adu domba adu domba mengadu domba
Domba dipertaruhkan
Adu domba adu domba mengadu domba
Domba dipertaruhkan

Domdomba domba, babadom domba
(Adu domba)
Domdomba domba, babadom domba
(Adu domba)
Domdomba domba, babadom domba

Jadilah seorang gembala
Di antara kawanan domba
Binalah dan peliharalah
Kerukunan antara domba
Bila ada orang suka memecah belah
Maka dia dikatakan pengadu domba

Adu domba adu domba mengadu domba
Domba dipertaruhkan
Adu domba adu domba mengadu domba
Domba dipertaruhkan

Demi keuntungan domba jadi korban
(Diadu domba)
Demi kesenangan domba kesakitan
(Diadu domba)

Adu domba adu domba mengadu domba
Sungguh suatu dosa
Adu domba adu domba mengadu domba
Perbuatan tercela

Adu domba

135 JUTA

Seratus tiga puluh lima juta jiwa
Penduduk Indonesia
Terdiri dari banyak suku-bangsa
Itulah Indonesia

Ada Sunda, ada Jawa
Aceh, Padang, Batak
Dan banyak lagi yang lainnya

Seratus tiga puluh lima juta
Penduduk Indonesia
Terdiri dari banyak suku-bangsa
Itulah Indonesia

Janganlah saling menghina
Satu suku-bangsa dengan lainnya
Karena kita satu bangsa
Dan satu bahasa Indonesia

Bhinneka Tunggal Ika
Lambang negara kita Indonesia
Walaupun bermacam-macam aliran
Tetapi satu tujuan

Seratus tiga puluh lima juta
Penduduk Indonesia
Terdiri dari banyak suku-bangsa
Itulah Indonesia

Betawinya, Makassarnya
Bugis, Ambon, Dayak
Dan banyak lagi yang lainnya

Seratus tiga puluh lima juta
Penduduk Indonesia
Terdiri dari banyak suku-bangsa
Itulah Indonesia